verbatim.id verbatim.id
Masuk Buat Akun
Penelitian Kualitatif & Jurusan

Emosi adalah: Pengertian Menurut Para Ahli, Jenis, dan Fungsinya

Emosi adalah respons psikologis yang muncul terhadap suatu peristiwa. Temukan pengertian, jenis emosi dasar, fungsi, dan perannya dalam psikologi.

Amanta Amanta · · 7 menit baca

Emosi adalah respons psikologis dan fisiologis yang muncul ketika seseorang menghadapi suatu peristiwa, pikiran, atau situasi yang bermakna baginya. Dalam ilmu psikologi, emosi dikaji secara mendalam karena memengaruhi cara seseorang berpikir, mengambil keputusan, dan berinteraksi dengan orang lain.

Pengertian emosi menurut para ahli

Para ahli mendefinisikan emosi dari berbagai perspektif yang saling melengkapi:

  • William James berpendapat bahwa emosi adalah kesadaran atas perubahan fisiologis yang terjadi di tubuh sebagai respons terhadap rangsangan eksternal. Menurutnya, seseorang tidak gemetar karena takut, melainkan merasa takut justru karena tubuhnya gemetar terlebih dahulu.
  • Paul Ekman mendefinisikan emosi sebagai proses yang dipicu secara otomatis oleh evaluasi terhadap suatu peristiwa. Proses ini menghasilkan perubahan pada ekspresi wajah, nada suara, kondisi fisik, serta kecenderungan untuk bertindak dengan cara tertentu.
  • Daniel Goleman mendeskripsikan emosi sebagai perasaan dan pikiran khas yang menyertainya, kondisi biologis dan psikologis yang terkait, serta dorongan untuk bertindak. Goleman menekankan bahwa emosi bukan reaksi pasif, melainkan kekuatan yang memotivasi perilaku manusia.
  • Magda B. Arnold mendefinisikan emosi sebagai kecenderungan yang dirasakan seseorang untuk mendekati sesuatu yang dinilai baik atau menjauhi sesuatu yang dinilai buruk, dengan penilaian kognitif sebagai pemicunya.

Jenis-jenis emosi

Paul Ekman mengidentifikasi 6 emosi dasar yang bersifat universal lintas budaya: kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, ketakutan, jijik, dan terkejut. Keenam emosi ini tampak melalui ekspresi wajah yang kurang lebih sama di berbagai penjuru dunia.

Robert Plutchik kemudian mengembangkan model lebih komprehensif melalui roda emosi. Plutchik menggambarkan 8 emosi primer: kegembiraan, kepercayaan, ketakutan, terkejut, kesedihan, antisipasi, kemarahan, dan jijik. Kombinasi dari 2 emosi berdekatan menghasilkan emosi sekunder, misalnya kegembiraan dan kepercayaan menghasilkan cinta, sementara ketakutan dan terkejut menghasilkan kecemasan.

Secara umum, emosi juga dibagi menjadi 2 kategori: emosi positif seperti syukur, harapan, dan rasa ingin tahu; serta emosi negatif seperti marah, cemas, dan kecewa. Keduanya memiliki fungsi adaptif masing-masing dan sama-sama diperlukan dalam kehidupan yang sehat.

Fungsi emosi dalam kehidupan

Emosi bukan sekadar perasaan yang datang dan pergi. Emosi menjalankan 3 fungsi utama yang penting bagi manusia:

  • Fungsi adaptif: emosi membantu seseorang merespons ancaman dan peluang secara cepat. Rasa takut mendorong tindakan menghindar, sementara rasa ingin tahu mendorong eksplorasi dan pembelajaran.
  • Fungsi komunikatif: ekspresi emosi menyampaikan pesan kepada orang lain tanpa kata-kata. Senyum, tangis, atau kerutan dahi masing-masing mengomunikasikan kondisi internal seseorang secara langsung.
  • Fungsi motivasional: emosi positif seperti semangat dan antusias mendorong seseorang untuk terus mencoba dan berkembang. Emosi negatif pun berfungsi sebagai sinyal bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan atau diubah.

Konsep terkait emosi

Regulasi emosi adalah kemampuan seseorang mengelola intensitas dan durasi emosi yang dirasakannya. Regulasi emosi yang baik berkorelasi dengan kesehatan mental yang lebih baik, hubungan interpersonal yang lebih sehat, serta kinerja akademik dan profesional yang lebih tinggi.

Kecerdasan emosional (EQ), yang dipopulerkan oleh Daniel Goleman, mencakup 5 komponen: kesadaran diri, pengelolaan diri, motivasi diri, empati, dan keterampilan sosial. Riset menunjukkan EQ yang tinggi berkaitan dengan keberhasilan dalam karier, relasi, dan kesejahteraan psikologis.

Ada pula konsep alexithymia, yaitu kondisi di mana seseorang kesulitan mengenali dan mengungkapkan emosinya sendiri. Kondisi ini kerap dikaitkan dengan berbagai gangguan psikologis maupun keluhan fisik tanpa sebab organik yang jelas.

Rekaman wawancara tentang emosi, siap dianalisis sebelum sidang

Dalam penelitian kualitatif, emosi adalah topik yang kerap dieksplorasi melalui wawancara mendalam. Peneliti perlu menangkap ekspresi emosional partisipan secara akurat, termasuk perubahan nada suara, jeda, dan cara bercerita yang mengandung muatan emosi tertentu.

Tumpukan rekaman wawancara kamu, selesai ditranskripsi sebelum sidang, kalau kamu percayakan ke verbatim.id yang mengerjakan transkripsi dengan cepat dan teliti.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang dimaksud dengan emosi adalah dalam psikologi?

Emosi adalah respons psikologis dan fisiologis yang muncul sebagai reaksi terhadap suatu peristiwa atau situasi. Emosi mencakup komponen perasaan, perubahan tubuh, ekspresi wajah, dan kecenderungan untuk bertindak dengan cara tertentu.

Ada berapa jenis emosi dasar menurut para ahli?

Paul Ekman mengidentifikasi 6 emosi dasar yang bersifat universal: kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, ketakutan, jijik, dan terkejut. Robert Plutchik kemudian mengembangkan model dengan 8 emosi primer melalui roda emosi miliknya.

Apa perbedaan emosi dan perasaan?

Emosi umumnya berlangsung singkat, muncul secara otomatis, dan disertai perubahan fisiologis seperti detak jantung meningkat. Perasaan adalah pengalaman sadar yang timbul setelah emosi diproses oleh otak, dan cenderung berlangsung lebih lama serta lebih subjektif.