Informed consent wawancara: isi, contoh, dan template untuk skripsi
Pahami isi informed consent wawancara, pilihan izin rekam, contoh persetujuan, dan template yang bisa kamu sesuaikan untuk penelitian.
Wawancara pertama besok pagi, sementara formulir persetujuan masih kosong. Formulir kosong itu, beres malam ini dengan contoh dan template di bawah. Informed consent wawancara adalah persetujuan sukarela seseorang untuk ikut penelitian setelah menerima penjelasan yang cukup tentang tujuan, proses, perekaman, penggunaan data, dan haknya. Siapkan penjelasan dan pilihan persetujuan sebelum mulai merekam. Untuk melihat alur dari wawancara, rekaman, sampai transkrip, baca alur membuat transkrip wawancara.
Contoh di bawah bisa kamu sesuaikan untuk skripsi. Format akhirnya mengikuti pedoman kampus, arahan pembimbing, dan komite etik jika penelitianmu melewati telaah etik.
Lembar penjelasan dan formulir persetujuan
Keduanya sering digabung menjadi satu berkas, tetapi fungsinya berbeda. Lembar penjelasan membantu calon informan memahami penelitian. Formulir persetujuan mencatat keputusan setelah penjelasan dibaca atau disampaikan.
| Bagian | Fungsinya |
|---|---|
| Lembar penjelasan | Menjelaskan tujuan, kegiatan, durasi, perekaman, penggunaan data, risiko, penyimpanan, dan kontak peneliti. |
| Formulir persetujuan | Mencatat pilihan informan, izin yang diberikan, tanggal, serta tanda tangan bila memakai bentuk tertulis. |
Di kampus, dokumen ini juga bisa disebut lembar persetujuan menjadi informan atau surat pernyataan kesediaan menjadi informan. Untuk penelitian kesehatan, pedoman etik nasional memakai istilah Persetujuan Setelah Penjelasan (PSP). Kode Etik Psikologi Indonesia juga memuat panduan etik bagi penelitian psikologi. Keduanya memberi konteks untuk bidang masing-masing, bukan satu formulir seragam untuk semua skripsi. Lihat dokumen pedoman etik penelitian kesehatan nasional dan halaman Kode Etik HIMPSI untuk dokumen rujukannya.
Kapan informed consent wawancara disiapkan?
Siapkan penjelasan sebelum wawancara, termasuk wawancara lewat panggilan suara atau video. Minta keputusan informan sebelum merekam. Jika penelitian mencakup diskusi kelompok atau observasi yang direkam, jelaskan kegiatan dan cara menggunakan datanya juga. Panduan teknik pengumpulan data kualitatif bisa membantumu melihat pilihan metode yang dipakai.
Izin dari sekolah, organisasi, atau lokasi penelitian berbeda dari persetujuan setiap orang yang diwawancarai. Keduanya menjawab hal yang berlainan. Bila ada telaah etik, ikuti formulir dan arahan komite yang menilai penelitianmu.
Isi informed consent wawancara
Rancang formulir bersama pedoman wawancara, supaya penjelasan tentang kegiatan sesuai dengan pertanyaan yang benar-benar akan diajukan.
| Komponen | Yang perlu dijelaskan | Contoh ringkas |
|---|---|---|
| Peneliti dan institusi | Nama peneliti, program studi atau institusi, serta kontak yang bisa dihubungi. | “Penelitian ini dilakukan oleh [nama], mahasiswa [program studi dan institusi].” |
| Judul dan tujuan | Topik dan hal yang ingin dipahami, dengan bahasa sehari-hari. | “Penelitian ini mempelajari pengalaman pemilik usaha kuliner memakai media sosial.” |
| Prosedur dan durasi | Bentuk wawancara, perkiraan waktu, lokasi atau media, dan kemungkinan tindak lanjut. | “Wawancara berlangsung sekitar [durasi] melalui [lokasi/panggilan].” |
| Perekaman | Apakah audio atau video direkam dan apa pilihan jika seseorang tidak ingin direkam. | “Dengan persetujuan terpisah, percakapan direkam sebagai audio untuk membantu penyusunan transkrip.” |
| Penggunaan data | Siapa yang membaca data, apakah kutipan akan digunakan, dan apakah identitas diganti kode. | “Kutipan dapat dimuat dengan kode I1. Nama dan rincian pengenal akan ditinjau sebelum laporan diserahkan.” |
| Penyimpanan dan penghapusan | Tempat penyimpanan, orang yang dapat mengakses, lama simpan, dan kapan data dihapus. | “Rekaman disimpan di [lokasi], dapat diakses oleh [pihak], lalu dihapus pada [tanggal/tahap].” |
| Risiko, manfaat, dan pilihan | Ketidaknyamanan yang mungkin muncul, tidak ada janji manfaat pribadi, dan hak melewati pertanyaan atau berhenti. | “Informan boleh tidak menjawab pertanyaan tertentu atau berhenti kapan saja tanpa perlu memberi alasan.” |
| Kontak dan salinan | Kontak peneliti, pembimbing, komite etik jika ada, tanggal, tanda tangan, dan cara informan menerima salinan. | “Satu salinan formulir ini diberikan kepada informan.” |
Tulis dengan kalimat yang mudah dipahami dan hindari janji kerahasiaan yang tidak bisa kamu pastikan. Sebutkan batas akses dan rencana penggantian identitas secara konkret. Untuk kutipan langsung, jelaskan apakah nama, jabatan, lokasi, atau detail lain dapat membuat seseorang dikenali.
Pisahkan izin ikut, merekam, mengutip, dan mentranskripsi
Persetujuan ikut wawancara tidak otomatis berarti seseorang setuju direkam atau dikutip. Buat pilihan terpisah agar informan tahu keputusan yang sedang diambil. Kamu juga bisa menjelaskan apakah transkripsi dilakukan sendiri atau dengan bantuan aplikasi/layanan.
Jika layanan transkripsi memproses audio melalui penyedia speech-to-text dan AI pihak ketiga, sebutkan hal itu secara terus terang. Baca kebijakan privasi layanan yang dipakai sebelum menulis bagian tersebut. Sebagai contoh, kebijakan privasi verbatim.id menyebut file audio dan transkrip diproses oleh penyedia speech-to-text dan AI pihak ketiga yang dapat memprosesnya di luar Indonesia. Jangan menambahkan janji tentang lama simpan atau perlindungan yang tidak dinyatakan kebijakan.
Kamu juga bisa mengundang informan membaca transkrip wawancaranya sendiri. Jika melakukan member check, jelaskan apa yang akan ditinjau dan bagaimana tanggapan informan dipakai. Lihat panduan uji keabsahan data kualitatif untuk konteks pemeriksaan data.
Contoh informed consent wawancara
Contoh rekaan untuk latihan. Topiknya sengaja dipilih yang tidak sensitif. Bagian dalam kurung siku perlu kamu ganti, lalu sesuaikan dengan pedoman kampus dan masukan pembimbing atau komite etik jika penelitianmu ditelaah.
Lembar penjelasan
Penelitian “Pengalaman Pemilik Usaha Kuliner Memakai Media Sosial untuk Promosi” dilakukan oleh [nama peneliti], mahasiswa [program studi, nama kampus]. Penelitian ini ingin memahami cara pemilik usaha kuliner kecil memilih konten promosi di media sosial. Wawancara berlangsung sekitar 45 menit melalui panggilan video atau di tempat usaha, sesuai pilihan informan. Informan boleh melewati pertanyaan yang tidak ingin dijawab dan dapat berhenti kapan saja tanpa perlu memberi alasan.
Dengan izin terpisah, wawancara direkam sebagai audio untuk membantu peneliti menyusun transkrip. Transkrip dibuat dengan bantuan [nama atau jenis layanan transkripsi; jelaskan bila layanan memproses audio melalui pihak ketiga sesuai kebijakan privasinya]. Rekaman dan transkrip disimpan di [lokasi penyimpanan], hanya dapat diakses oleh peneliti dan pembimbing, lalu dihapus [tahap, misalnya setelah skripsi dinyatakan lulus]. Kutipan di skripsi memakai kode, misalnya I1, dan nama usaha tidak disebut. Tidak ada manfaat pribadi yang dijanjikan. Pertanyaan bisa disampaikan ke [kontak peneliti] atau [kontak pembimbing].
Pernyataan persetujuan
Saya telah menerima penjelasan tentang penelitian di atas, sudah diberi kesempatan bertanya, dan ikut secara sukarela.
| Pilihan | Keputusan |
|---|---|
| Ikut wawancara | ☐ Setuju ☐ Tidak |
| Wawancara direkam sebagai audio | ☐ Setuju ☐ Tidak |
| Jawaban dikutip dengan kode informan | ☐ Setuju ☐ Tidak |
| Rekaman ditranskripsi dengan bantuan aplikasi/layanan yang sudah dijelaskan | ☐ Setuju ☐ Tidak |
| Diundang membaca transkrip sendiri | ☐ Setuju ☐ Tidak |
Nama/kode informan: [nama atau kode]
Tanggal: [tanggal]
Tanda tangan informan: ____________
Nama peneliti: [nama peneliti]
Tanda tangan peneliti: ____________
Salinan untuk informan: diberikan dalam bentuk [cetak/berkas digital] pada [tanggal].
Template informed consent wawancara yang bisa disalin
Salin kerangka kosong ini ke dokumenmu, lalu isi setiap bagian dalam kurung siku. Kalau ada pilihan yang tidak relevan, misalnya undangan membaca transkrip, hapus barisnya.
LEMBAR PENJELASAN DAN PERSETUJUAN MENJADI INFORMAN A. LEMBAR PENJELASAN Judul penelitian: [isi] Peneliti dan institusi: [nama, program studi, kampus] Tujuan penelitian: [bahasa sederhana] Kegiatan dan durasi: [bentuk wawancara, perkiraan waktu, tempat/media, tindak lanjut] Perekaman: [audio/video, pilihan jika tidak ingin direkam] Transkripsi: [dibuat sendiri atau dengan bantuan aplikasi/layanan, pihak yang memproses] Penggunaan data dan kutipan: [siapa yang mengakses, kode informan, rincian yang disamarkan] Penyimpanan dan penghapusan: [lokasi, pihak yang mengakses, lama simpan, kapan dihapus] Risiko dan manfaat: [ketidaknyamanan yang mungkin muncul; tidak ada janji manfaat pribadi] Hak informan: boleh melewati pertanyaan dan berhenti kapan saja. Kontak: [peneliti] / [pembimbing] / [komite etik, jika ada] B. PERNYATAAN PERSETUJUAN Saya telah menerima penjelasan tentang penelitian di atas, sudah diberi kesempatan bertanya, dan ikut secara sukarela. Ikut wawancara: [ ] Setuju [ ] Tidak Wawancara direkam sebagai audio: [ ] Setuju [ ] Tidak Jawaban dikutip dengan kode informan: [ ] Setuju [ ] Tidak Ditranskripsi dengan bantuan aplikasi/layanan: [ ] Setuju [ ] Tidak Diundang membaca transkrip sendiri: [ ] Setuju [ ] Tidak Nama/kode informan: [isi] Tanggal: [isi] Tanda tangan informan: ____________ Nama peneliti: [isi] Tanda tangan peneliti: ____________ Salinan untuk informan: [cetak/berkas digital], tanggal [isi]
Unduh template DOCX berisi lembar penjelasan, tabel pilihan persetujuan, kolom tanda tangan peneliti dan informan, serta baris salinan untuk informan.
Persetujuan lisan untuk wawancara online
Untuk wawancara online atau telepon, persetujuan lisan bisa menjadi pilihan selama pembimbing atau komite etik menerimanya. Tanyakan dulu sebelum menjadwalkan wawancara. Kirim lembar penjelasan sebelum jadwal wawancara agar calon informan sempat membacanya.
Jika cara lisan diterima, bacakan tujuan, durasi, perekaman, penggunaan data, pilihan untuk tidak menjawab, hak berhenti, dan kontak peneliti. Tanyakan apakah orang tersebut setuju. Dengan izin untuk merekam persetujuan, simpan jawaban awal secara terpisah dan catat tanggalnya. Bila perekaman persetujuan tidak disetujui, ikuti cara pencatatan yang disarankan pembimbing atau komite etik.
Kasus khusus yang perlu dibicarakan
- Informan di bawah 18 tahun: bicarakan persetujuan orang tua atau wali serta persetujuan anak dengan pembimbing dan komite etik. Gunakan penjelasan yang bisa dipahami anak.
- Informan kesulitan membaca: bacakan informasi dengan bahasa yang dipahami, beri waktu untuk bertanya, dan ikuti arahan kampus mengenai saksi atau cara pencatatan keputusan.
- Topik sensitif: beri tahu jenis topik yang mungkin dibahas. Siapkan jeda, hak melewati pertanyaan, dan cara menghentikan sesi.
Untuk penelitian psikologi, cek Kode Etik Psikologi Indonesia dan arahan program studi. Untuk penelitian kesehatan atau keperawatan, rujuk pedoman etik penelitian kesehatan yang relevan. UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi dapat menjadi konteks saat merencanakan pengelolaan identitas dan rekaman suara. Rujukan ini tidak menggantikan arahan kampus atau telaah etik penelitianmu.
Cara melakukannya di verbatim.id
Setelah wawancara selesai, jaga agar pengolahan rekaman mengikuti pilihan yang tertulis di formulir. verbatim.id tidak menyimpan formulir persetujuan dan tidak mengecek izin narasumber.
- Unggah hanya rekaman yang informannya setuju untuk diproses. Kamu dapat memakai browser HP atau laptop. Format yang didukung mencakup MP3, WAV, OGG/OPUS, WEBM, M4A, MP4, AAC, dan FLAC, dengan batas 500 MB dan 4 jam per file. Kuota hanya terpotong jika transkripsi berhasil.
- Setelah transkrip tersedia, klik tombol Pembicara di atas transkrip, pilih Ganti, lalu ketik kode seperti I1. Nama baru berlaku untuk semua baris dan ikut ke tab Clean. Jika satu baris memuat pergantian orang, klik teksnya, pilih Pisahkan, lalu klik kata tempat pembicara berganti. Nama orang atau tempat yang terucap di rekaman tetap perlu kamu samarkan sendiri.
- Ketuk kata berwarna di tab Verbatim. Audio diputar dari kata itu, lalu pilih Terima atau Perbaiki kata. Kata berwarna adalah petunjuk untuk ditinjau, bukan pengganti pemeriksaanmu.
- Jika informan meminta membaca transkripnya, bagikan hanya file yang sesuai. Link publik bersifat baca saja dan dapat diberi password. Pastikan penerima dan isi yang dibagikan sesuai penjelasan awal.
- Lewat Bagikan & export, unduh PDF transkrip (gratis) untuk lampiran. DOCX berupa tabel Waktu, Pembicara, dan Teks, dan butuh paket berbayar.
- Jika informan mundur atau masa simpan yang kamu jelaskan berakhir, ikuti janji dan arahan penelitianmu untuk menghapus file atau sesi. Rekaman di verbatim.id disimpan di akunmu agar bisa diputar ulang di editor dan dicocokkan dengan Laporan Verifikasi. Kamu bisa menghapusnya kapan saja. Laporan yang terkait ikut tidak berlaku. Menghapus file juga menghapus transkrip, link publik, dan laporan verifikasi yang mencakup file itu.
Nama dan jumlah pembicara belum bisa diisi sebelum transkripsi, dan audio tidak dapat diimpor dari tautan. Pertimbangkan batasan ini saat menjelaskan alur pengolahan data kepada informan.
Yang tidak dibuktikan Laporan Verifikasi
Laporan Verifikasi Transkrip mencatat kata meragukan yang sudah diperiksa. QR-nya membuka halaman verifikasi, tempat penguji bisa mencocokkan file rekaman dengan file yang diunggah. Laporan ini tidak membuktikan bahwa narasumber sudah memberi izin. Laporan juga tidak membuktikan keaslian audio, siapa yang berbicara, atau kapan rekaman dibuat. Simpan formulir persetujuan atau bukti persetujuan lisan secara terpisah sesuai rencana penelitian. Skor di dalam laporan menunjukkan proses pemeriksaan kata, bukan skor akurasi.
Kesalahan yang sering terjadi
- Meminta persetujuan wawancara tanpa menjelaskan perekaman.
- Menggabungkan pilihan ikut wawancara, direkam, dan dikutip menjadi satu persetujuan.
- Tidak menjelaskan siapa yang mengakses data, berapa lama disimpan, atau kapan dihapus.
- Tidak menyerahkan salinan penjelasan dan keputusan kepada informan.
- Melampirkan formulir bertanda tangan dengan nama asli ke laporan yang dibaca publik tanpa memeriksa pedoman kampus.
Formulir yang tadi kosong itu, sekarang tinggal diisi dan dibawa ke wawancara besok. Setelah rekamannya ada dan informan setuju ditranskripsi, upload rekaman pertama gratis (30 menit tiap bulan). Lempar audio pertama
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa isi informed consent wawancara?
Cantumkan tujuan, prosedur dan durasi, perekaman, penggunaan dan penyimpanan data, pilihan sukarela, hak berhenti, kontak peneliti, serta cara menerima salinan.
Apakah informed consent wawancara harus tertulis?
Tidak selalu. Persetujuan lisan dapat dipertimbangkan untuk wawancara online jika pedoman kampus atau komite etik menerimanya. Simpan catatan sesuai arahan mereka.
Apa beda informed consent dan surat izin penelitian?
Surat izin penelitian berkaitan dengan akses dari institusi atau lokasi. Informed consent mencatat keputusan setiap orang yang diundang sebagai informan.
Bagaimana kalau informan mundur setelah diwawancara?
Hormati keputusannya. Ikuti penjelasan yang sudah disepakati dan arahan penelitian tentang penggunaan data serta penghapusan rekaman dan transkrip. Kalau rekamannya sudah diunggah ke verbatim.id, kamu bisa menghapus file kapan saja. Transkrip, link publik, dan laporan verifikasi yang mencakup file itu ikut terhapus.
Apakah Laporan Verifikasi Transkrip membuktikan narasumber sudah setuju?
Tidak. Laporan tidak membuktikan izin narasumber, keaslian audio, identitas pembicara, atau waktu rekaman. Simpan formulir atau bukti persetujuan lisan secara terpisah.
Artikel terkait
Transkrip wawancara: pengertian, format, contoh, dan cara membuatnya
Pedoman Wawancara: Pengertian, Cara Membuat, dan Contoh
Teknik Pengumpulan Data Kualitatif: Wawancara, Observasi, Dokumentasi
Laporan Verifikasi Transkrip: catatan pemeriksaan untuk penguji
Uji keabsahan data kualitatif: 4 kriteria, teknik, dan contoh audit trail