verbatim.id verbatim.id
Masuk Buat Akun
Penelitian Kualitatif & Jurusan

Sosialisasi adalah: pengertian, jenis, dan tahapannya

Sosialisasi adalah proses belajar nilai dan norma agar individu bisa berperan dalam masyarakat. Simak jenis, tahapan, dan agennya.

Amanta Amanta · · 7 menit baca

Sosialisasi adalah proses seseorang mempelajari nilai, norma, dan peran sosial yang berlaku di masyarakat sehingga ia bisa menjadi bagian dari kelompoknya. Lewat proses inilah seorang bayi yang lahir tanpa pengetahuan apa pun perlahan tumbuh menjadi pribadi yang memahami aturan main dalam lingkungannya.

Sosialisasi berlangsung sepanjang hidup, tidak berhenti di masa kanak-kanak. Setiap kali kamu masuk lingkungan baru, seperti sekolah, kampus, atau tempat kerja, kamu menjalani proses sosialisasi lagi. Artikel ini mengupas pengertiannya menurut para ahli, jenis, tahapan, agen, serta kaitannya dengan penelitian sosial.

Pengertian sosialisasi menurut para ahli

Sejumlah sosiolog memberikan rumusan yang menjadi acuan dalam memahami konsep ini.

Peter Berger menjelaskan sosialisasi sebagai proses seorang anak belajar menjadi anggota yang berpartisipasi dalam masyarakat. Charlotte Buhler memandangnya sebagai proses yang membantu individu belajar menyesuaikan diri dengan cara hidup dan berpikir kelompoknya. Sementara Soerjono Soekanto menyebut sosialisasi sebagai proses sosial tempat seseorang menghayati norma kelompok sehingga tumbuh menjadi pribadi yang khas.

Inti dari berbagai pandangan tersebut sama. Sosialisasi adalah jembatan yang mengubah individu menjadi makhluk sosial yang mampu hidup berdampingan dengan orang lain.

Jenis-jenis sosialisasi

Berdasarkan waktu dan caranya, sosialisasi umumnya dibedakan menjadi dua jenis.

  • Sosialisasi primer, yaitu sosialisasi pertama yang dialami individu dalam keluarga pada masa kecil. Di sinilah dasar kepribadian terbentuk.
  • Sosialisasi sekunder, yaitu sosialisasi lanjutan di luar keluarga seperti di sekolah, lingkungan kerja, dan masyarakat luas.

Tahapan sosialisasi

George Herbert Mead menggambarkan pembentukan diri lewat beberapa tahap yang berurutan.

TahapPenjelasan singkat
PersiapanAnak meniru tindakan orang sekitar tanpa memahami maknanya
MeniruAnak mulai meniru peran orang lain secara lebih sadar
Siap bertindakAnak memahami peran dan mulai berinteraksi dengan aturan
Penerimaan normaIndividu mampu menempatkan diri di tengah masyarakat luas

Agen sosialisasi

Proses sosialisasi tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan melalui pihak-pihak yang disebut agen sosialisasi. Keempat agen utama adalah keluarga, teman sebaya, sekolah, dan media massa. Masing-masing menanamkan nilai dan norma dengan cara dan pengaruh yang berbeda.

Konsep terkait: interaksi dan norma sosial

Sosialisasi berkaitan erat dengan interaksi sosial dan norma sosial. Interaksi menjadi sarana berlangsungnya sosialisasi, sedangkan norma adalah isi yang ditanamkan lewat proses tersebut. Ketiganya menjadi fondasi penting dalam kajian sosiologi. Untuk gambaran yang lebih luas, kamu bisa membaca hub sosiologi adalah.

Sosialisasi sebagai objek penelitian kualitatif

Memahami bagaimana seseorang menyerap nilai dan menyesuaikan diri sering kali butuh penggalian yang mendalam, bukan sekadar angka. Karena itu, kajian sosialisasi banyak memakai penelitian kualitatif. Lewat wawancara dan observasi, peneliti bisa memahami pengalaman individu menjalani proses sosialisasi dalam konteks budayanya. Pendekatan ini umum dipakai dalam skripsi sosiologi yang menyoroti perubahan perilaku di lingkungan tertentu.

Rekaman wawancara yang menumpuk itu, kelar sebelum bimbingan.

Riset tentang sosialisasi yang mengandalkan wawancara mendalam biasanya menghasilkan jam demi jam rekaman yang harus ditranskrip dengan teliti. Daripada energimu habis di tahap pengetikan, serahkan saja ke verbatim.id dan gunakan waktumu untuk menganalisis temuan. Transkrip yang rapi memudahkan kamu menemukan pola dan tema di data.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu sosialisasi?

Sosialisasi adalah proses seseorang mempelajari nilai, norma, dan peran sosial agar bisa menjadi bagian dari masyarakat.

Apa perbedaan sosialisasi primer dan sekunder?

Sosialisasi primer terjadi pertama kali dalam keluarga pada masa kecil, sedangkan sosialisasi sekunder berlangsung di luar keluarga seperti sekolah dan tempat kerja.

Siapa saja agen sosialisasi?

Agen sosialisasi utama adalah keluarga, teman sebaya, sekolah, dan media massa.